pulang kampung

23 12 2008

selesai membantu temannya membuat tugas maket dia segera meluncur pulang ke tempat kosnya. sore itu dia berencana pulang kampung. ya, satu kebiasaan di penghujung tahun, untuk memperingati natal bersama orang tua dan saudara-saudaranya…apalagi di  natal kali ini sudah hadir di tengah keluarga besarnya, bayi mungil buah pernikahan kakaknya…rasanya tidak sabar dia untuk bertemu dengan keponakannya…

tapi ada satu hal yang mengganggu dia saat itu. pilek yang dideritanya selama beberapa hari ini tidak kunjung sembuh. temannya yang dibantu tadi menyarankan supaya dia makan obat saja pas perjalanan, supaya bisa tidur. tidak salah juga pikirnya.

sengaja dia tidak membeli tiket kereta api atau bus malam untuk perjalanan pulangnya. dia berniat membuat perjalanan semacam avonturir untuk perjalanan pulang kampungnya. barangkali dia terinspirasi oleh sepak terjang Si Roy, nama satu tokoh di sebuah novel karya Gola Gong yang akhir-akhir ini sering dia baca.

tas ransel carrier bermerek alpina yang dia beli bekas dari temannya sudah diisi penuh oleh pakaiannya. sebuah tas kecil untuk  menyimpan dompet sudah disiapkan.

jam 7 malam dia memulai perjalanannya. lamanya perjalanan sudah dia perhitungkan supaya bisa tiba pagi hari di kota jogjakarta. supaya dia bisa melanjutkan perjalanan naik kereta ekonomi jurusan bandung. ya…trayek angkutan dari kota-ke kota sepertinya sudah dia hapal betul.

perjalanan dimulai dari terminal landung sari – malang, dia naik sebuah bus 3/4 tujuan jombang. tiba di jombang dia langsung naik bus besar menuju jogja. efek obat pilek yang dia minum mulai bekerja. di dalam bus yang dia naiki dia mulai digerogoti rasa kantuk yang luar biasa. ahirnya dia memutuskan untuk tidur di deretan kursi untuk 3 orang, duduk di paling pinggir dekat jendela, dan tas ranselnya pun dia letakan di antara dua kakinya. supaya aman pikirnya.

sepanjang perjalanan dia terlelap. sempat terbangun sebentar namun dilanjut lagi tidur karena masih ngantuk berat.

pukul 4 subuh dia dibangunkan oleh kondektur bus tersebut. rupanya tinggal dia sendiri penumpang yang belum turun. sementara bus sudah sekitar setengah jam yang lalu parkir di terminal umbulharjo – jogjakarta.

dia pun menggeliat sebentar, mencoba untuk bangun. lalu dia merasakan keanehan. rasa kantuk yang masih menggantuk tiba-tiba lenyap. berganti kekagetan. tas ransel yang dia letakkan di sela-sela kakinya sudah tidak ada lagi di tempatnya semula. dia pun segera menengok ke kolong-kolong bangku di dalam bus tersebut. tapi tasnya sudah tidak ada. lalu kemana larinya tas tersebut..?? dia pun segera turun dari bus dan bertanya kepada awak bus yang tadi membangunkan dia. rupanya si mas kondektur pun tidak tahu ada dimana tasnya berada. informasi yang diberikan oleh si kondektur adalah penumpang terakhir yang duduk disebelahnya adalah seorang perempuan yang sudah agak berumur. ya…itu yang dia ingat tadi waktu dia terbangun sebentar, dia seperti melihat seorang perempuan setengah baya di sebelahnya, tapi karena tidak ada kecurigaan apapun dia pun melanjutkan tidurnya lagi. lagi pula saat itu tas nya  masih berada di sela-sela kakinya.

rupanya dia telah menjadi korban sindikat pencoleng tas yang sering beraksi diatas bus di perjalanan antara solo dan jogja. lalu dia pun lapor ke pos polisi yang berada tidak jauh dari terminal. yah sekedar untuk formalitas sekaligus menumpahkan kekesalannya kepada pak polisi yang ada disitu yang menerima laporannya sambil manggut-manggut.

tapi dibalik musibah yang dia terima dia masih bersyukur pada Tuhan, karena dompet yang berisi uang dan dokumen2 lainnya masih aman tersimpan di dalam tas kecil yang memang sengaja dia buat untuk menyimpan dompet, padahal sebelum dia tidur di dalam bus tadi sempat terpikir untuk memasukkan dompetnya ke bagian atas ranselnya yang bisa digunakan untuk menyimpan dompet dan benda-benda kecil yang lain….ah..syukurlah…

jam 5 pagi, setelah nyuruput segelas kopi di terminal dia pun bergegas pergi, tujuannya adalah stasiun tugu – jogjakarta. jam 7 pagi kereta ekonomi tujuan bandung akan berangkat. dengan berjalan kaki sambil menghisap sebatang rokok diapun mulai menyusuri pagi di jogjakarta. tiba di stasiun dia mencari wartel untuk menelepon ke rumahnya di bandung, untuk melaporkan musibah yang sedang dia alami.

tepat jam 7 pagi kereta api bergerak perlahan, meninggalkan stasiun tugu, menuju kota bandung. laki-laki muda itu ada diatas kereta…

dia pun pulang kampung…

sebuah karma telah terbayar…

malang – jombang – solo – jogja – bandung, di penghujung tahun ’95

//teke407





salahkah…

20 12 2008

dia masih merenung sore hari itu.

sore itu di sebuah kamar kos-kosan semi permanen, berdinding triplek. balasan surat dari ibunya dibaca lagi berulang-ulang…ibunya mengatakan kalo kiriman uang untuk biaya hidupnya selama sebulan bakalan terlambat atau mungkin tidak ada…

sepertinya dia masih kurang percaya atas isi dari surat ibunya itu.

3 lembar uang pecahan lima ribuan diselipkan ibunya. sepertinya ibunya mengerti bahwa saat itu dia sedang tidak punya uang sepeserpun.

dua hari kemudian, dia membuka buku tempat dia menyimpan 3 lembar uang yang diselipkan sang ibu di dalam surat balasan. hari ini tinggal 1 lembar pecahan lima ribuan. langit diluar sudah mulai gelap. perutnya sudah mulai keroncongan, maklum dari tadi pagi hanya diisi sebungkus mie instan. saat dia mengambil uang tersebut dia melihat ada yang aneh atas uang tersebut. ternyata uang tersebut tidak utuh, alias ada bagian yang terpotong. yang pasti sisa potongannya tidak dikirm juga oleh ibunya. artinya uang tersebut cacat…!!!

“…gawat…!!” pikirnya, “bisa tidak makan nih, mana ini uang terkahir pula..” dia pun berpikir keras, memutar otaknya…bagaimana caranya agar dia bisa mengisi perutnya dengan sepiring nasi hangat dengan sayur lodeh kesukaannya dan sepotong tempe.

akhirnya dia menemukan akal. jalan keluar telah ditemukan. bergegas dia keluar dari kamar kos. hanya mengenakan celana pendek, kaos oblong dan bersandal jepit. di bergegas menelusuri lorong menuju jalan raya di depan sana.

langit sudah gelap. tapi masih ada keragu-raguan atas rencananya. sempat dia hendak membatalkan rencananya itu, tapi bunyi keroncong di perutnya akhirnya membulatkan tekad dia untuk melaksanakan rencananya tersebut.

segera tangannya menggapai, mencegat bemo yang kebetulan lewat didepannya. lalu dia segera naik, kebetulan cuman dia sendiri penumpang di atas bemo itu. lampu di dalam bemo begitu temara kalo tidak  boleh dibilang cenderung gelap. “…stop disini, pak…” serunya kepada si sopir bemo setelah bemo berjalan beberapa ratus meter dari tempat dia naik. lalu dia merogoh saku celananya, dan mengeluarkan selembar uang pecahan lima ribuan yang cacat tadi. nah, ini dia bagian yang paling menegangkan…!!!

rupanya kondisi yang temaram di “kokpit” bemo tadi memberikan keuntungan buatnya. sopir bemo tadi mengembalikan uangnya sebesar Rp. 4.500. ya…ongkos jarak dekat kala itu cuman lima ratus rupiah saja.

dia pun bergegas masuk ke dalam lorong yang ada disitu. langkahnya sengaja di percepat, dalam hatinya dia memanjatkan doa “…Ya Tuhan, tolong jangan sadarkan sopir bemo tadi kalo dia telah menerima uang yang tidak utuh…amiiinn…” beberapa saat kemudian dia melambatkan langkahnya. tidak ada teriakan dari sopir bemo tadi karena menerima uang yang cacat.

lalu dia mampir di sebuah warung kecil. dikeluarkannya sebuah uang logam limaratusan hasil dari kembalian naik bemo tadi. dibelinya 2 batang rokok kretek. lalu di bakarnya sebatang dan dihisapnya dalam-dalam…

hatinya berkecamuk. rasa lapar nya sudah hilang, berganti dengan kegelisahan di hatinya…

“Ya Tuhan, salahkan perbuatan saya atas sopir bemo tadi…??”

Malang, pertengahan tahun ’94

//teke407





love story…

19 12 2008

a-love-story2

september 2004

Seorang lelaki muda, berbadan gemuk dan berkaca mata sedang berbicara dengan bossnya di suatu hari di sela-sela jam kerjanya.
Perbincangan antara keduanya terlihat serius sekali. Sesekali bossnya melihat ke kalender meja yang berada tepat disamping komputernya yang sudah berlayar LCD.
Rupanya hari itu si lelaki muda ini sedang mengajukan cuti tahunannya yang harus segera diambil kalo tidak mau hangus. lalu kenapa terlihat serius sekali..? rupanya [lagi] jadwal cutinya bertabrakan dengan jadwal rencana keberangkatan bossnya ke singapura. Sebelumnya bossnya keberatan dengan pengajuan cutinya ini. Namun akhirnya dengan berbagai macam alasan si boss akhirnya luluh juga dan mengabulkan permohonan cutinya yang di bumbui dengan bermacam syarat-syarat. Intinya dia tidak boleh mengambil cuti lebih dari 5 hari, padahal sisa cutinya masih sisa 10 hari…dengan berat hati dia pun menerima syarat dari bossnya, maklum saat itu dia adalah orang “kedua” di unit kerjanya, jadi mau tidak mau pada saat bossnya sedang tidak di tempat dialah yang harus menggantikan posisi bossnya.
Lalu kenapa si lelaki muda ini begitu ngotot untuk mengambil cuti…? Rupanya si lelaki muda ini selain bekerja reguler di kantornya, setiap hari sabtu dan minggu dia bekerja di sebuah operator outbond sebagai tenaga lepas. Hampir setiap hari sabtu dan minggu dia habiskan di areal bumi perkemahan Cibodas – puncak, menjadi seorang Pemandu Kelompok pada suatu kegiatan outbond.
Nah, kebetulan…operator outbond tempat dia menjadi freelance ini menawari dia untuk menjadi pemandu di sebuah kegiatan outbond yang akan diadakan di Kota Malang. Dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini, dipikirnya sekalian berlibur ke kota tempat dia kuliah dulu dan dapat uang saku dan honor pula dari memandu outbond.
Singkat cerita berangkatlah dia ke kota malang, disana dia bersama beberapa orang temannya menyiapkan segala sesuatunya.
Tiba hari H pelaksanaan outbond. Saat itu pesertanya adalah para sekretaris dari sebuah bank swasta di indonesia. Tentunya mayoritas peserta pastilah perempuan-perempuan cantik yang datang dari berbagai daerah. Sepertinya ini juga yang memotivasi keberangkatan dia ke kota apel ini. Posisi sedang jomblo pula…
Seluruh rangkaian acara outbond berjalan lancar, para peserta merasa puas dengan kinerja panitia dan pihak operator outbond. Pada saat perpisahan si lelaki muda ini tidak lupa utk saling bertukar nomor HP dengan beberapa orang peserta. “wah…dapet temen baru lagi nih…” itulah yang mungkin berada di pikirannya…” cewek-cewek cantik pula…”.
Beberapa hari kemudian, sementara si lelaki muda ini sedang menikmati hari-hari terakhir cutinya ada pesan singkat yang masuk ke Hp nya. Ternyata dari salah seorang peserta outbond kemarin…!!! dengan excited dia segera membaca SMS tersebut, dan ternyata adalah sebuah ucapan terima kasih atas pelayan yang diberikan selama pelaksanaan outbond kemarin. Wah senengnya…lalu berlanjut lah komunikasi antara keduanya. SMS pun mulai sering dikirim..dilanjut kirim2-kirim email…dst..dst…
Hingga pada suatu hari teman barunya yang ex peserta outbond ini mengenalkan lelaki muda ini dengan seorang temannya, yang ternyata juga menjadi peserta di outbond kemarin. “Pucuk dicita ulam pun tiba..” itu yang ada di benak  si lelaki gemuk berkaca mata ini. Karena kebetulan dia pun lagi jomblo…
Dari perkenalan lewat sms, berlanjut ke bertelepon dan berkirim email, sampe akhirnya mereka pun “jadian”, padahal lucunya, mereka gak pernah ketemuan, kalaupun mereka pernah bertemu itu pun pada saat berlangsungnya kegiatan outbond, dan dia pun tidak tahu persis yang mana si wanita cantik ini.
Hingga pada suatu hari di bulan oktober si lelaki muda ini memutuskan untuk pergi ke kota dimana pujaan hatinya berada. Kebetulan kota tempat tinggal si gadis berada nun jauh di seberang lautan. Membutuhkan 2 jam penerbangan untuk tiba disana. Semua hal dipersiapkan sebaik mungkin, penampilan agak di perbaiki, maklum…jangan sampe mengecewakan.
Tiba di kota tujuan, hari sudah mulai gelap, dengan berbekal keterbatasan memori dia tentang si gadis dia tengok kiri dan kanan…dan… seorang perempuan cantik sudah menunggu. Dengan malu-malu lelaki ini menghampiri dan menjabat tangan si gadis. Terasa halus dan lembut. Bergegas keduanya menuju taksi yang sudah menunggu. Sepanjang perjalanan keduanya lebih banyak diam, mungkin satu sama lain bingung mau ngomong apa, mungkin masih malu-malu. Padahal kalo bicara di telepon sepertinya sudah karab betul….tapi begitu ketemuan dua-duanya langsung diem-dieman…hahahaha…lucu banget…
Selama tinggal beberapa hari di kota yang di kenal dengan sebutan kota anging mamiri ini lebih banyak dihabiskan untuk berjalan-jalan, tentunya dengan di temani tuan rumah yang cantik ini. Kebetulan juga si lelaki muda ini baru pertama kalinya berkunjung ke kota yang katanya jantungnya Indonesia Timur.
Tiba hari perpisahan di minggu sore, si gadis mengantar si lelaki berkaca mata ini ke bandara. Kembali, sepasang kekasih yang baru beberapa hari merasakan hangatnya pertemuan harus berpisah. Sepanjang jalan mereka lebih banyak terdiam. Sopir taksi sesekali melirik lewat spion yang ada di muka. Mungkin khawatir penumpangnya tiba-tiba sudah menghilang…
Tiba di bandara, si gadis semakin tidak bisa bicara. Terlihat matanya mulai berkaca-kaca. Sampai saat si lelaki mengucapkan kata perpisahan..tiba-tiba…tanpa kompromi…tanpa basa-basi dia mengecup mesra bibir si gadis ini. Terkejut…antara mau mau marah [atau mungkin], senang…atau…atau…si gadis tidak mampu berkata-kata…si lelaki segera menutup pintu taksi. Dan meminta agar si gadis segera pulang….
si lelaki muda, yang gemuk dan berkaca mata ini sudah tertambat…pelabuhan hatinya sudah di temukan…

8 April 2006…

Setelah melalui lika-liku dan beratnya cinta jarak jauh, si lelaki muda ini mempersunting si gadis…
Janji pernikahan pun diucapkan dalam prosesi pernikahan kudus…
Yah..seperti cerita Hans Christian Andersen…akhir cinta mereka berdua diakhiri dengan kebahagiaan…

Inilah mungkin yang dikatakan misteri cinta, soul-mate, atau apalah…
Misalnya saja…, seandainya…boss si lelaki ini tidak memberikan ijin bagi dia untuk cuti, barangkali jalan ceritanya tidak seperti ini…mungkin akan nada cerita yang lain…

Saat ini…si lelaki muda dan istrinya menetap di makassar, seorang puteri cantik bernama regina aimee, buah dari pernikahan sudah berada di tengah-tengah mereka, calon adiknya saat ini sudah bersemayam di kandungan istrinya, dan bila dalam satu kesempatan, lelaki muda bersama istrinya bertemu dengan famili atau teman, dan mereka menanykan bagaimana proses pertemuan mereka…dia pun menjawab dengan mudah…”wah…panjang ceritanya…”, karena dia sendiri bingung mau cerita dari mana mulainya…

Seperti kata pepatah…Asam di Gunung, Garam di Laut…

Lelaki muda, berkaca mata dan berbadan gemuk itu adalah saya sendiri…

//teke407





menyelamatkan handphone basah

15 12 2008

ponsel-basahini musim hujan. perkara basah-basahan pasti jadi hal biasa. celakanya jika yang basah adalah ponsel. bagi mayoritas orang ponsel rusak sama saja rasanya dengan dunia mau kiamat. apalagi jika ponsel tersebut banyak berisi data-data yang dianggap sangat penting. misal data-data nomor kontak yang sudah dikumpulkan selama beberapa waktu lamanya. jika data-data nomor kontak ini hilang pasti akan butuh effort yang tidak kecil untuk kembali mengumpulkannya. intinya kejadian ini pasti akan membuat pemilik ponsel sangat kesal.

yang jelas bukan berarti ponsel yang terkena siraman air sudah pasti akan rusak begitu saja. kalau pemiliknya cepat tanggap dan cepat melakukan langkah penyelamatan, maka ponsel beserta data-datanya yang penting yang ada di dalamnya bisa diselamatkan.

berikut langkah-langkah penyelamatan yang bisa dilakukan jika ponsel terkena siraman air.

1. copot baretarai

jika ponsel terkena siraman air, biasanya sebagian air akan ada yang masuk ke dalam ponsel melalui celah-celah casing. jika hal seperti ini terjadi langkah penyelamatan yang harus dilakukan segera adalah memutus daya listrik yang mengalir di dalamnya. dalam hitungan detik sejak ponsel kena siraman air segera copot baterainya. dengan begitu sirkuit-sirkuit elektronik yang ada didalamnya tidak akan rusak lebih parah.

2. copot kartu SIM

jika kartu sim digunakan untuk menyimpan nomor-nomor kontak yang penting pula. maka langkah selanjutnya adalah segera mencopot kartu SIM dari slotnya di dalam ponsel. ini demi mencegah elemen pada kartu SIM mengalami kerusakan akibat terlalu lama terkena basah oleh air. sekaligus untuk berjaga-jaga pula agar kartu SIM masih bisa digunakan untuk seterusnya.

3. buka casing ponsel

beberapa ponsel keluaran terbaru menggunakan desain casing yang mudah dibuka. dengan membuka casing maka akan terlihat jelas seberapa banyak air membasahi bagian dalam ponsel. sekaligus langkah pengeringan dapat langsung dilakukan pada bagian-bagian yang mudah.

4. lakukan pengeringan

keringkan dengan menggunakan lap kering, tissue atau kalau ada dry pack. jangan mengeringkan dengan menggunakan dryer karena titik air bisa masuk jauh ke bagian terdalam ponsel.

5. lanjutkan pengeringan

mengingat ada bagian-bagian ponsel yang sulit dijangkau untuk usaha pengeringan, maka langkah pengeringan selanjutnya adalah dengan menempatkan ponsel pada wadah berisi beras. beras sangat efektif untuk menyerap sisa-sisa air yang terdapat pada bagian yang sulit dijangkau. dengan begitu ponsel akan kering secara sempurna.

6. hubungkan ke sumber daya

biarkan ponsel selama kurang lebih satu hari satu malam sebelum mulai dinyalakan lagi. gunakan baterai untuk menyalakan ponsel. jika ponsel tidak menyala copot lagi baterainya lalu hubungkan ponsel dengan charger agar mendapat tenaga listrik secara langsung dari sumbernya. jika ponsel menyala berarti baterainya harus diganti dengan yang baru. tapi jika tidak menyala juga bawa ponsel ke tempat servis agar mendapat kepastian apakah ponsel masih bisa dipakai atau tidak.

//teke407

sumber : harian KOMPAS





the 2nd

12 12 2008

hamil-150x150tepatnya sebulan yang lalu…

pagi hari, seperti biasa kami bangun pagi. siap2 untuk pergi ke kantor. sari, istri saya seperti biasa mandi duluan, sementara saya masih bermalas-malasan di atas tempat tidur sambil memeluk putri kecil kami Regina. selesai mandi istri saya masuk kamar, trus dia bilang, “pa..koq saya belum datang bulan yah, padahal ini sudah jadwalnya lho..” saya spontan bilang, “mungkin telat ‘ma…tapi coba nanti pulang kantor kita singgah di apotik beli alat tes kehamilan..”.

sore harinya kami singgah di apotik membeli alat tes kehamilan tersebut. dan esok pagi harinya setelah mandi istri saya menggunakan alat tes kehamilan tersebut, dan hasilnya : POSITIF. wah…saya sungguh gembira sekali, walaupun kehamilan ini tidak kami rencanakan [istri saya tidak pakai alat kontrasepsi] tapi ini merupakan berita bahagia buat kami berdua. kami pun langsung berdoa, mengucap syukur pada Tuhan atas berkat yang kami terima atas kehamilan istri saya ini.

sore harinya kami bertiga [regina ikut] pergi ke dokter ahli kandungan yang dulu menangani istri saya mulai dari kehamilan sampai melahirkan. setelah diperiksa, dokterpun menyatakan bahwa istri saya positif hamil. duh senengnya..hehehe…

tapi, ada kekhawatiran yang menghinggapi diri saya di saat kehamilan istri saya memasuki bulan ke dua. pekerjaan di kantornya memaksa dia untuk bepergian jauh, naik pesawat. ada ketakutan yang menghantui pikiran saya takut-takut terjadi sesuatu menimpa janin yang dikandungnya. maklum, usia kandungan yang masih “muda” masih rentan. dokterpun menyarankan supaya istri saya banyak-banyak istirahat dan mengkonsumsi vitamin supaya kandungannya kuat.

hari ini, pagi tadi…

saya mengantar [lagi] istri saya ke bandara utk pergi ke banjarmasin, ada tugas kantor yang mengharuskan dia [lagi-lagi] terbang.  sebenarnya jarak dari makassar ke bajarmasin bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan lewat udara, tapi sayangnya dari makassar tidak ada penerbangan yang  direct , artinya sari harus transit terlebih dahulu di surabaya. padahal baru beberapa hari yang lalu dia datang dari bandung, yang dilanjut dengan mengunjungi orang tua saya di cileungsi. yah, apa mau dikata, saya cuman bisa berdoa supaya semua berjalan lancar, tidak terjadi sesuatu apa dengan istri saya termasuk janin yang di kandungnya.

barang kali teman-teman punya saran…?

//teke407





bulan dan bintang pun tersenyum…

12 12 2008

entah kebetulan atau kah ini memang ada maknanya…

pagi ini saya kebetulan chatting sama kakak saya yang tinggal di jakarta. dia bilang kalo tanggal 1 desember yang lalu dia kebetulan melihat suatu fenomena alam yang unik dan jarang terjadi. kebetulan di perjalanan pulang dari kantor dia melihat fenomena alam berupa konfigurasi antara bulan sabit dan dua buah benda langit lainnya [sepertinya planet venus dan jupiter] yang membentuk konfigurasi seperti wajah yang sedang tersenyum. setibanya di rumah ipar saya coba melihat lagi fenomena alam ini dan kebetulan masih ada jadi langsung diabadikan pake kamera nya.

gambarnya seperti yang kita bisa lihat di bawah ini.

bulan-bintang-tersenyum

entah apa arti dari konfigurasi benda-benda langit ini, yang pasti ini adalah fenomena yang jarang banget terjadi…

salam,

//teke407





siapkan biskuit, permen dan susu kotak…

10 12 2008

image001 image002

Kita membuang Rp 1,5 milyar receh setiap hari

image004Sadarkah Anda, bahwa kita, penduduk Jakarta, setiap harinya membuang uang receh hingga mencapai 10 digit setiap harinya, ke jalanan. Mari kita berhitung. Jumlah anak jalanan di Jabodetabek saat ini berdasarkan data terakhir dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencapai angka 75.000. Pendapatan mereka seharinya bisa mencapai Rp 20.000 – Rp 30.000. Bila kita ambil Rp 20.000 dikalikan 75.000 anak, berarti kita membuang uang receh (cepek, gopek, seceng) sebesar 1.500.000.000 alias 1,5 milyar per hari!

Kita membuat mereka betah di jalan
Perhitungan matematis di atas menimbulkan satu pertanyaan ironik yang besar. Bisa jadi kitalah yang membuat anak-anak itu betah berada di jalan. Dengan mengamen, mengemis, menyapukan kemoceng di atas dashboard mobil, atau menyodorkan amplop sumbangan – satu anak jalanan usia SD bisa memiliki penghasilan yang beda tipis dengan lulusan diploma. Begitu mudah bagi mereka. Tanpa perlu capek-capek sekolah, susah-susah melamar kerja, toh hasilnya hampir sama.

Jajan, main dingdong, dan setoran
Tanpa maksud menggurui, Sahabat Anak sepakat dengan salah satu program UNICEF, yakni berhenti memberi uang kepada anak-anak jalanan. Dari sekian penelitian yang dilakukan sejumlah LSM, uang yang diperoleh anak-anak marjinal ini, sebagian besar tidak mendukung peningkatan kesejahteraan mereka. Jajan, ada di peringkat pertama; main dingdong atau permainan elektronik lainnya, menjadi pilihan kedua; terakhir, setoran ke orang tua atau inang/senior sebagai pelindung mereka di jalanan. Jadi, bocah-bocah berpenampilan kumuh ini pun tetap miskin, tetap terancam putus sekolah, dan tetap berkeliaran di jalan.

Siapkan biskuit, permen, susu kotak

Setelah memahami penjelasan di atas, keputusan dikembalikan kepada Anda semua. Mari, menjadi sahabat anak yang tidak memanjakan, tapi melakukan tindakan serta bantuan yang langsung bisa mereka nikmati. Sebagai pengganti uang receh, berikan mereka nutrisi bergizi atau barang layak pakai. Mulai sekarang, sediakan dalam tas atau mobil Anda: biskuit, permen, buah, susu kotak/botol, atau barang-barang bermanfaat lainnya – yang langsung bisa diberikan saat tangan-tangan kecil itu menengadah di dekat Anda.

sumber : milis impala_unibraw@yahoogroups.com