iklan tempo doeloe

31 10 2008

sejenak saya terbengong-bengong…

lalu tertawa terbahak-bahak…

kenapa..?

satu iklan produk “tempo doeloe” tentang pembalut wanita membuat saya tidak habis pikir. betapa ribet dan susahnya kaum wanita tempo doeloe waktu kedatangan “tamu” setiap bulannya. sungguh saya tidak kepikiran sampe segitunya. melihat pembalut wanita [biasa disebut softex] produk tahun 30-an, lengkap dengan pengikat di pinggang, mirip sabuk…hehehehe…oops sorry…! bahasa yang digunakan pun cukup aneh buat kita yang membacanya pada saat sekarang ini. dengan penyusunan kata-kata yang menurut saya agak janggal.

selain itu, sepertinya saudara kita dari etnis tionghoa, pada saat itu masih sering dijadikan patokan dalam hal gaya hidup. ini bisa dilihat dari kata-kata yang terdapat dalam iklan “pembalut” tersebut : “orang soeda kenal ini band jang soeda banjak terpake oleh prampoean tionghoa sebagai gantinja kantjoet..dst..dst…”

hal ini bisa kita lihat juga pada iklan produk margarine blue band. disitu seorang anak dari etnis tionghoa bernama a fuk ditokohkan sebagai anak yang sehat dan kuat karena memakan roti yang diolesi mentega blue band.

sungguh penggunaan kata-kata yang sangat sederhana. tidak banyak permainan kata-kata atau desain grafis. kalimat-kalimat yang di  gunakan pun terkesan apa adanya tentang produk yang ditawarkan, meskipun dalam salah satu produk terkesan sangat hyperbola dan bombastis [bisa dibayangin, bagaimana caranya olesan mentega pada setangkup roti bisa tiba-tiba membuat seorang anak berubah menjadi kuat..hehehhee…]

mau lihat gambar iklan yang lainnya..?

iklan sunsilk : klik disini

iklan sabun cap tangan [sunlight] : klik disini

iklan palmboom : klik disini

iklan jamu : klik disini

untuk melihat iklan yang lainnya, moggo di klik disini, dijamin anda tertawa…karena gambar dan bahasanya lucu-lucu…

selamat bernostalgia dan tertawa…

sumber :

kerajaanbanjar.wordpress.com

topikserbaserbi.blogspot.com

tempodoeloe.blogdrive.com

iwanabdurrahman.net

dan sumber2 lainnya

//teke407


Aksi

Information

5 responses

31 10 2008
glorialimbong

Hahahhaa.. aneh2 aja..

31 10 2008
blank

h.h.h.
Lucu aja =), untuk aQ udh ada dizaman skrg,
so..’g pernah ngerasain yang tempoe doeloe itu,
opzzz…

18 11 2008
papabonbon

btw, itu bukannya penjualnya yang narsis. jadi anak sendiri dijadiin role model buat iklan. sampai sekarang, masih banyak pengusaha di daearah yang beretnis tionghua, sering makai keluarga atau orang satu perusahaan buat jadi tokoh dalam iklannya …😀

maspion – keluarganya alim markus kalau di sby, yang suka narsis gitu … :p

26 11 2008
Nyante Aza Lae

kren2 kali iklannya tuh lae….layak disimpan sebagai arsip bangsa kita,,..unik..lucu..

30 11 2008
maharanicantik

Jadi inget ” baheula” mungkin pernah denger klo orang merokok tembakau lintingan, yg terkenal itu tembakau merk “Warning”, Sehingga tembakau yg dilinting sendiri apapun merknya orang pasti bilang “warning”.
Klo ada arsipnya bagus juga..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: