Bosan…[terus bagaimana…??]

3 09 2008

Pernah merasa bosan, jenuh, boring atau apalah namanya ?

Saya yakin kita semua pasti pernah merasakan hal yang satu ini.

Bisa jadi rasa bosan itu mungkin muncul dari rutinitas-rutinitas yang kita lakukan sehari-hari yang cenderung statis.

Atau mungkin kita tidak tertarik lagi melakukan hal yang bersifat rutin tersebut?

Atau karena alasan-alasan lainnya….??

Seorang teman pernah bilang kalo rasa bosan itu tercipta pada keadaan seseorang merasa stagnan, jalan ditempat, gak bergairah, gak ada sensasi baru, yang diikuti dengan tidak adanya kata maksimal atas hasil yang sedang dicapai atau sesuatu yang sedang dikerjakan.

Halahh..koq njelimet yak..??

Dalam lingkungan kerja, di kantor misalnya, banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang bosan dengan pekerjaannya. Mungkin karena monoton, lingkungan kerja yang tidak kondusif, rekan sekantor/rekan kerja yang menyebalkan, atau adanya masalah pribadi yang berujung pada pemikiran “…betapa menyenangkannya kalo bekerja di tempat lain…” hehehehe…

Tapi tunggu dulu. Berpindah kerja atau mendapat pekerjaan baru, untuk kondisi negara kita saat ini, bukanlah hal yang mudah. Jumlah lapangan kerja yang tersedia berbanding terbalik dengan jumlah para pencari kerja. Gelar akademis, kemampuan teknis dan pengalaman kerja belum bisa dijadikan jaminan seseorang dapat dengan mudah mendapat pekerjaan atau berpindah tempat kerja. Selain itu belum tentu juga kita terbebas dari persoalan-persoalan yang menjadi sumber sekaligus penyebab kebosanan ataub kejenuhan itu. Malah bisa-bisa keluar dari mulut harimau masuk mulut buaya…[eh bener gak peribahasanya..?]

Jadi, bagaimanakah caranya menghilangkan rasa bosan dan rasa jenuh itu ??

hehehe…disini saya ingin berbagi sedikit trik-trik yang mungkin bisa membantu teman-teman untuk menghilangkan rasa bosan.

  • Mengubah cara kita melakukan rutinitas. Misalnya kalo biasanya nulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok, berbaring atau bahkan sambil jalan [kalo bisa…hehehe]. Kalo biasanya kita membaca sambil duduk di kursi, cobalah dengan membaca sambil berjalan-jalan atau melompat-lompat [kalo bisa..-lagi-]. Kalo biasanya kita terima telepon pake tangan kanan, cobalah pake tangan kiri. Dan seterusnya…Tentunya dengan tidak mengabaikan keselamatan diri kita sendiri dan juga orang disekitar kita.
  • Mengubah cara berfikir. Kadang tanpa kita sadari kebosanan itu justru bisa berasal dari pikiran kita sendiri yang selalu berfikir tentang kebosanan itu sendiri. Dengan berfikir dan bermain seperti anak kecil dapat mengubah pikiran kita menjadi ceria. Kita tidak bosan lagi karena keceriaan dapat mengalahkan pikiran tentang bosan dan jenuh. Befirkir ceria membuat kita menjadi ceria. Lebih hidup.
  • Menambahkan sesuatu yang baru dalam melaksanakan rutinitas dipercaya dapat menghilangkan kebosanan. Sebagai contoh : Mengapa kita setiap hari makan nasi yang rasanya sama koq gak bosan ? Itu karena kita memakan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda setiap harinya.

Jadi marilah kita nikmati kebosanan itu. Karena dengan menikmatinya maka kita akan terbebas dari rasa bosan…

Setuju gak..??

makassar, 04 September 2008, 03.22 Wita


Aksi

Information

2 responses

4 09 2008
dessy

Setuju Pak Bonar….!

Menikmati rasa bosannya dengan liburan keliling sulawesi trus hasilnya diposting di sini lagi aja pak….:D

4 09 2008
rapmengkel

kalau bosan dengar ceramah atau khotbah di gereja ????
pergi ke si Jannu, periksa kualinya apakah masih ada sisa pesanan, cangkruk di samping rumahnya dan …………… nikmati
(oh ya, kale aja banyak yg blom tau, si jannu itu orang en te te yang sudah sangat piawai bikkin saksang …… )
http://rapmengkel.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: