Tanjung Bira…[beautiful white sands beach]

18 08 2008

Liburan panjang akhir pekan ini kami sekeluarga pergi berekreasi ke satu tempat di ujung tenggara Sulawesi Selatan. Tepatnya di Pantai Tanjung Bira.

Kebetulan kantor istri saya sedang mengadakan acara di lokasi wisata tersebut dan mengharuskan dia hadir disitu akhirnya kami sepakat untuk berakhir pekan disana.

Pantai Tanjung Bira berjarak +- 200 Km dari Kota Makasar. Dalam perjalanan kesana kita akan melewati pesisir pantai selatan Sulawesi Selatan dan melalui 4 Kota Kabupaten, masing-masing Kab. Takalar, Kab. Jeneponto, Kab. Bantaeng dan Kab. Bulukumba. Lokasi Pantai Tanjung Bira ini adalah bagian dari Kab. Bulukumba, yaitu sekitar 40 Km kearah selatan Kota Bulukumba.

Seperti Biasa, dalam menghabiskan liburan akhir pekan pantai hampir pasti menjadi pilihan banyak orang sebagai tujuan berwisata dalam liburan kali ini. Tentunya, kalo di seputar Sulawesi selatan ini pilihan favorit hanya dua, yaitu Liburan di daerah pegunungan yaitu di Malino dan di Pantai yaitu di Pantai Bira yang lebih dikenal dengan nama Tanjung Bira.

Liburan Panjang dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 63 ini banyak wisatawan datang dari berbagai penjuru kota dan negara untuk menikmati indahnya panorama Laut Bira. Rupanya Pantai Tanjung Bira ini memang sudah tersohor dengan air lautnya yang jernih. Tak hanya pantainya yang bersih dan terumbu karang di mana-mana, perpaduan alam antara pantai dan gunung di Tanjung Bira jadi keindahan tersendiri

Tebing karang berdiri kokoh dengan tekstur yang alamiah seolah membatasi pantai. Di ujung pantai, pemandangan karang yang menjorok ke laut terlihat sangat eksotik. Ratusan pohon kelapa yang menjulang tinggi juga samar-samar terlihat. Satu yang pasti, kesempurnaan Tanjung Bira ini ada pada pasir putih yang terhampar menyisiri sepanjang bibir pantai. Pasirnya sangat khas karena halus, lembut seperti tepung, dan dingin. Pasir itu merupakan kikisan karang di tebing-tebing atau dasar laut yang dihantam arus dan gelombang sepanjang waktu. Boleh jadi karena halusnya, tak jarang pengunjung mengambil untuk dibawa pulang.

Berbeda dengan pantai Kuta di Bali, wajah Pantai Bira yang masih polos membuat nuansa alam sangat kental terasa. Karena itu, bagi wisatawan yang menikmati segala macam kegiatan di pantai-mulai berenang, menyelam, snorkling, ataupun berjemur di pasir putih-akan merasa bahwa inilah pantai yang sesungguhnya.

Kami tiba sekitar jam 4 sore, setelah menempuh perjalanan +- 5 jam, maklum gak bisa ngebut, kuatir kalo-kalo Regina, putri kami, mabok. Kehadiara saya di Pantai Tanjung Bira ini langsung disambut dengan pemandangan beberapa cewek bule yang dengan cuek nya berjemur di hamparan pasir yang putih ini dengan hanya mengenakan bikini. Rupanya bukan cuman di Bali kita bisa menikmati pemandangan seperti ini, disini juga ada tho… hehehehe…..

Jejeran perahu nelayan terlihat di sepanjang pantai. Ini merupakan salah satu sarana transportasi untuk menghubungkan penduduk maupun wisatawan yang ingin menyeberang ke pulau Liukangloe yang berada di selatan tanjung bira. Cukup kontras memang pemandangan yang terlihat antara masyarakat setempat yang sibuk dan aktivitas ekonomi, serta wisatawan yang sedang mengisi liburan.

Pantai Tanjung Bira memang belum ditata menjadi tempat tujuan wisata sepenuhnya laiknya pantai-pantai yang lain. Ini mungkin karena tingkat kunjungan yang kurang dari wisatawan, maklum, lokasi yang berjarak 200 Km dari Kota Makassar dan harus ditempuh dengan waktu sekitar 4 jam membuat orang-orang agak berfikir juga untuk berekreasi kesini. Padahal gugusan pantai berpasir putih dan halus sepanjang +- 3 Km akan memberikan pemandangan tersendiri bila kita menikmatinya secara langsung. Mungkin selain memakan waktu perjalanan yang cukup lama juga wisatawan harus menginap di lokasi, yang berarti kita harus mengeluarkan biaya extra dari kocek kita. Hotel/penginapan dan makanan sebenarnya harganya cukup terjangkau alias murah, namun itu tidak cukup untuk menarik perhatian orang banyak agar sering-sering berwisata ke pantai Tanjung Bira ini.

Para wisatawan biasanya memilih waktu pagi hari untuk menikmati pemandangan dan sejuk sekaligus jernihnya air laut Tanjung Bira ini. Bagi yang belum mahir berenang, disepanjang pantai telah siap persewaan Ban. Cukup dengan uang Rp.3.000 – Rp. 5.000 anda sudah bisa menikmati berenang sambil mengapung mengunakan ban sepuasnya.

Keramaian di pantai biasanya berangsur-angsur sepi menjelang siang hari. Teriknya matahari membuat kitamemilih untuk istirahat dan mulai bermain lagi di pantai saat sore hari. Indahnya Sunset Pantai Tanjung Bira tidak kalah dengan sunset di pantai-pantai lainnya, membuat kita enggan meninggalkan bibir pantai sampai malam menjelang.

Sisi yang paling bagus untuk menikmati segala pemandangan ini adalah dari sisi sebelah atas pantai dimana terdapat penginapan-penginapan yang langsung menghadap ke pantai. Dari sini kita bisa melihat Pulau Liukangloe yang berada di selatan Tanjung Bira atau lampu mercusuar Pelabuhan Pulau Selayar yang juga terkenal dengan objek wisata laut Takabonerate-nya pada malam hari.

Untuk aktifitas malam, biasanya kita gunakan untuk menyusuri pantai hingga rebahan di pasir yang lembut dan menikmati langit yang penuh bintang. Ini bisa menjadi terapi. Hingga tengah malam menjelang, wisatawan bisa berbaur dengan para nelayan yang baru tiba melaut. Hasil tangkapannya bisa langsung kita beli [kebetulan kemarin saya beli 3 ekor ikan yang masih segar dan enak untuk di bakar dengan harga cuma Rp. 20.000 saja.]

Setelah menginap semalam, keesokan harinya kami sekeluarga kembali ke Makassar. Puas rasanya menikmati liburan kali ini.

Kalo ada yang berminat untuk berkunjung ke Pantai Tanjung Bira silahkan kontak saya, nanti saya bantu dengan informasi yang lebih detil utk perjalanan ke sana.

//teke407


Aksi

Information

18 responses

19 08 2008
dudi

itu bule bule berjemur cuma pake bikini coba kalo berani suruh ke aceh. bisa-bisa dia di cambuk sama polisi syariat.

tapi menarik juga tuh sebenernya ke bisa ngeliat itu =p~

20 08 2008
bonar

hahahaha…bisa..bisa…
ntar gw suruh ke aceh deh…
paling gw suruh nginep di kost an loe bro…[biar oe gak ceng-gur...:P]
hehehe…

21 08 2008
iwan setyawan

Cam mana kalo kita investasi bikin resort di situ lae?
Coba kau koyo2 dengan pemda setempat cari tau tentang itu…

21 08 2008
nun1k04a

artikel anda :

http://pariwisata.infogue.com/

http://pariwisata.infogue.com/tanjung_bira_beautiful_white_sands_beach_

promosikan artikel anda di http://www.infogue.com dan jadikan artikel anda yang terbaik dan terpopuler menurut pembaca.salam blogger!!!

26 08 2008
iffashafiera

eh..koq foto regina saja yg ada, foto kita2 mana dong??
hehe..
tapi bener ya, bira beach itu sebenarnya lebih keren dari kuta sih kalo aku bilang..sayangnya ngga menjual, lebih tepatnya pemda bulukumba belum concern banget ama assetnya itu kali ya?
anyway..tempatnya keren banget, tapi jangan coba2 nyebrang ke pulau sebelah ya huahahaha…gw mo cerita scary experience gw ah di sana…
aduh maap pak bonar..commentnya kepanjangan :)

26 08 2008
bonar

“eh..koq foto regina saja yg ada, foto kita2 mana dong??
hehe..”
sabar yah bu, berhubung lagi ngedit-edit neh…hehehhe..
pasti ntar saya posting deh…hehehe…:P

1 09 2008
stenlymandagi

…tanjung bira, mengingatkan pengalaman sama bule berbikini ..hehehhe
beraninnya dia ganti ganti bikini (dlm arti sebenarnya) di depan aq…hihihi
bukannya dia yg malu, malah aq yg balik badan ..wkwkwkkwk

2 09 2008
bonar

@ iffashafiera

hehe, iya ceritain jg dong bu tentang kisah penyebrangan yg [katanya] menyeramkan hehehe…

@ nun1k04a

thanks atas info link nya yah…saya sudah posting salah satu tulisan saya disitu dan lumayan ngetop hehehe…

@ stenlymandagi

pemandangan yang memang kontras dengan kebiasaan kebanyakan orang di sulsel, kalo di bali mah udah biasa, tapi kalo di tanjung bira…hmmm..surprised..hahahaha..:D
anyway tks atas kunjungannya di warkop saya, kapan2 mampir lagi yah…:)

23 09 2008
wira

terimakasih utk bang Bonar, sy dan keluarga ada di makassar…sudah jadi incaran wisata area tj bira utk dikunjungi wktu dekat ini, utk itu mohon info lbh jauh tentang no akomodasi/transport penyebrangan ke p.selayar khususnya dan lain2 yg lbh mempermudah kelancaran dan kenyamanan wisata nanti, semoga lebih bermanfaat bagi rekan2 lainnya…

18 10 2008
putraherlang

Artikelnya bagus sekali.!
Memang sudah banyak perkembangan di Bulukumba, utamanya di sektor pariwisata seperti pembuatan perahu phinisi, dan kawasan Adat Ammatoa di Kec.Kajang.! Saya sebagai anak yang lahir di Bulukumba, sungguh sangat bersyukur.! Kalo bisa, artikelnya di bahasakan ke bahasa Inggris, agar dunia luar tau, bahwa di Indonesia masih banyak tempat yang lebih indah dari Bali.!

21 10 2008
stany

tanjung bira tu t4nya enak banget yah…..
kalau sdh disana serasa gak mau pulang dehhhhhhh

2 12 2008
Hezal

Wah sepertinya indah banget pantai bira, saya rencana mau ke makassar tgl 5 dec. Mohon infonya ya Pak Bonar.
Thanks

3 01 2009
bambang

aLo om bonar hehehe

sy bisa tau biaya penginapan di tanjung bira nya ga’,,yg Lengkap yah???

17 08 2009
papabonbon

bulukumba bukannya udah menerapkan pemda syariat juga ?

21 07 2010
dessy

halo pak bonar!

salam kenal, saya rencana mau ke tanjung bira tgl.4 agustus mendatang, dan belum dapat info penginapan ala backpacking yg murmer namun bersih & aman, apakah ada rekomendasi?

ditunggu kabar baiknya :)
dessy

23 09 2010
khaerul

hy, bira itu enak lho…

23 07 2011
Igun

permisi…

numpang nanya, kira” perlu budget brapa tuk bisa liburan k tanjung bira klo dhitung dari makasar ?

makasih info nya

30 08 2011
4ddl

Nice Info, thanks :D

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: