akronim peserta pilkada [maksa banget...]

28 07 2008

lucu…maksa banget…

buat temen2 yang di daerah tempat tinggalnya sedang berlangsung proses pilkada mungkin sering melihat baliho2 atau banner2 berisi foto dan nama calon peserta pilkada yang terpajang di sudut2 jalan,atau yang pasti di tempat2 yang potensi dilewati orang banyak. semuanya calon peserta pilkada berlomba-lomba membuat gambar se eye-catching mungkin, supaya menarik dilihat dan mudah diingat dan berharap semoga orang2 yang melihat baliho atau gambar -atau kasarnya iklan- mereka akan memilih mereka pada saat hari-H pencoblosan.

Seperti yang terjadi di seputaran Sulawesi Selatan saat ini, khususnya Kota Makassar, yang dalam waktu dekat ini akan melangsungkan Pilkada untuk memilih Walikota yang baru.

tidak tanggung-tanggung, sudah ada 7 pasangan calon wali-wakil walikota yang siap “bertarung”. 4 pasang yang dusung partai politik, 3 pasang dari calon independen.

seperti pendahulunya, pasangan2 ini mulai mengenalkan diri dengan menggunakan akronim nama pasangan calon. Pada pilkada gubernur kemarin kita sempat mengenal pasangan ASMARA [amin syam-mansyur ramli >>>lumayan nyambung dengan akronimnya] dan SAYANG [syahrul yasin limpo dan agus arifin nu'mang >>> rada maksa yee..hehehe]. bahkan sempat masing-masing calon tsb saling “serang” istilah akronimnya [gak nyambung dengan jargon pilkadanya...aneh...]

Untuk pilkada walikota ini sudah 2 calon mengenalkan singkatan nama pasangan masing-masing. Ada IASmo [ilham arif sirajuddin - supomo guntur] dan IDIAL [idris manggabarani - adil patu >>> maksa banget yak..??]

calon lainnnya [mungkin] menyusul memperkenalkan singkatan nama mereka.

lucu….menarik…norak, atau mungkin sedikit ndeso kali yakk. karena ada yang singkatannya terkesan maksa banget…jadi kelihatan aneh dan lucu…

apakah ini merupakan trik supaya lebih eye-catching??

setahu saya belum ada penelitian tentang hubungan keberhasilan suatu calon dengan singkatan nama pasangan mereka. ataukah memang ada hubungannya antara keberhasilan memenangkan pilkada dengan akronim nama mereka? ataukah cuman disini, di sulsel/makassar, pasangan calon peserta pilkada menyingkat nama, bagaimana dengan daerah lainnya? apakah sama juga dengan disini?

[ditulis karena sedang bingung mau nulis apa]

About these ads

Aksi

Information

3 responses

29 07 2008
dudi

koyok roim. iku yo singkatan teko rogoh-rogoh ***’e mak par :))

===tumbet koen ‘dud….===

29 07 2008
iwansetya

Itu masuk dalam pencitraan tokoh boss.. Kapan itu pernah dimuat di Kompas minggu tentang bagaimana mencitrakan seseorang. Sampai-sampai senyum seseorang yang sudah digunakan bertahun-tahun, disuruh berubah, hanya karena terlihat sinis…
Kalau ente mau menjalonkan diri jadi walikota dan berpasangan dengan Feri Keceng, misalnya. Maka pilih nama BonCeng juga sudah asyik..
Tapi kalau tidak mencalonkan apapun, jangan menggunakan inisial itu. Karena jadi lain maknanya: mungkin orang berpikir BONar nga**g :D

6 08 2008
dudi

wakakakaka…. komentar’e topeng rek =))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: